Promo Hot !!! Rp.155.000,- Jadi Rp.150.000 Khusus Untuk Hari Bisa Kirim Barang Dulu Transfer Setelah Barang Sampai

Penyakit Darah Tinggi Hipertensi

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Penyakit Darah Tinggi Hipertensi yang ditandai dengan tekanan darah persisten dimana dari tekanan sisitolik atas mencapai 140 mmHg dan juga tekanan diastolik yang mencapai diatas 90 mmHG. Untuk populasi lansia, maka penyakit darah tinggi atau hipertensu diartikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan juga tekanan diastolik sekitar 90 mmHg.

Penyakit Darah Tinggi Hipertensi

penyakit darah tinggi

Penyakit hipertensi yang bisa menimbulkan suatu keruskan pada organ tubuh, baik yang secara langsung atau juga tidak langsung yang bisa mengenai jantung, otak, ginjal, serta arteri perifer dan juga bagian mata. Beberapa penelitian yang dilakukan mengatakan bahwa penyebab dari kerusakan organ tadi lewat dari akibat langsung karena suatu kenaikan tekanan darah dibagian organ atau juga akibat dari efek yang terjadi dengan tidak langsung dan diantara adanya autoantibodi pada resptor ATI angiostensi H, stres oksidatif, down regulation yang dimulai dari ekspresi nitric oxide synthase dan juga yang lainnya. Dan penelitian lainnya yang dilakukan juga membuktikan bahwa diet dengan tinggi garam dan juga tingkat sensitivitas pada garam yang mempunyai peranan besar didalam tubuh dari timbulnya suatu kerusakan pada organ target dan misalnya kerusakan pada tubuh dari timbulnya suatu kerusakan pada pembuluh darah yang terjadi akibat dari peningkatan eskpresi transforming growth factor B.

Beberapa faktor resiko akibat penyakit darah tinggi adalah :

  1. Penyakit hipertensi untuk usia lebih dari 55 tahun dan juga wanita yang berusia lebih dari 65 tahun.
  2. Untuk mereka yang merokok
  3. Mereka yang mengalami masalah kelebihan berat badan atau obesitas
  4. Physical Inactivity
  5. Dislipidemia
  6. Penyakit diabetes melitus
  7. Mikroabualbuminemia atau GFR kurang dari 60 ml/min.
  • Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah normal dan secara tiba-tiba tekanan darah tinggi maka ada yang mempengaruhi ataupun untuk memicu naiknya tekanan darah, karena jika tidak ada pemicu naik nya tekanan darah, maka tekanan darah akan tetap normal, oleh sebab itu berikut Beberapa faktor penyebab darah tinggi :

  • Faktor Stres

Stres merupakan salah satu faktor yang sangat banyak dialami penderita darah tinggi, jika seseorang mengalami stres yang berkepanjangan orang tersebut bisa menderita sakir darah tinggi hipertensi. Stres merupakan hal yang sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh manusia, karena stres bisa meningkatkan hormon adrenalin seseorang sehingga bisa mengakibatkan jantung memompa darah lebih cepat jika jantung sudah memompa darah lebih cepat secara otomatis tekanan darah pada tubuh yang tersebut akan jauh meningkat dari yang biasanya.

  • Faktor Pola Makan

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa seseoranga yang mempunyai pola makan yang buruk akan rentang dengan berbagai penyakit salah satunya adalah penyakit darah tinggi hipertensi. Pola makan yang buruk sangatlah tidak baik untuk kesehatan tubuh manusia karena bisa menimbulkan berbagai penyakit berbahaya. Jika seseorang terlalu sering mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan kadar gula tinggi orang tersebut sangat beresiko terkena penyakit darah tinggi hipertensi.

  • Faktor Usia

Banyak peneliti yang berpendapat bahwa salah satu penyebab sakit darah tinggi hipertensi adalah faktor usia, orang yang usianya semakin bertambah akan rentang terkena penyakit tersebut dibanding orang-orang yang masih berusia muda. Hal ini terjadi karena pengerasan pembuluh darah yang semakin mengeras seiring bertambahnya usia seseorang.

  • Gejala Penyakit Darah Tinggi

Pada sebagai besar para penderita penyakit darah tinggi hipertensi tidak akan menimbulkan gejala meskipun secara sengaja beberapa gejala terjadi pada bersa,aam dam dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi yang padahal sesungguhnya tidak. Beberapa Gejala Hipertensi atau Darah Tinggi

  1. Sering sakit kepala dan pusing
  2. Mengalami pendarahn dihidung (mimisan)
  3. Pandangan mata sering kabur atau tidak jelas
  4. susah berkonsentrasi dan susah untuk tidur
  5. Sensitif dan mudah marah
  6. Sering kelelahan saat melakukan berbagai aktivitas
  7. Sering buang air kecil
  8. Sering berkeringat secara berlebihan
  9. Wajah kemerahan
  10. Nyeri perut bahkan bisa muntah

Hubungan Hipertensi dengan Penyakit Ginjal

Apa hubungan antara hipertensi dengan penyakit ginjal? Penyakit hipertensi tak mengenai usia. Namun semakin bertambah usia, persentase penyakit hipertensi cenderung mengalami peningkatan. Bila seseorang tekanan darah sistolik dan diastoliknya lebih di atas batas normal yaitu 140/90 mmHg, sudah terkena hipertensi. Meski tekanan darah seseorang masih dibawah definisi normal tersebut tidak secara otomatis terbebar dari kemungkinan terkena hipertensi. Tetapi dianggap berpotensi terkena hipertensi jika ditemukan beberapa faktor risiko mengalami kegemukan atau karena kolesterol.

Pada kelompok ini tetap perlu diberikan pengobatan untuk mengatasi hipertensi. Di dalam darah antara lain dialiri asupan-asupan lemak ke sel-sel pembuluh darah. Selanjutnya dinding pembuluh darah yang makin tebal karena lemak tersebut bisa mempersempit pembuluh darah. Jika ini terjadi pada ginjal, tentu akan terjadi kerusakan ginjal yang berakibat kepada penyakit gagal ginjal

  • Kerusakan Pada Ginjal

Ginjal bekerja sebagai filter untuk segala jenis cairan dalam tubuh, termasuk darah. Ketika terjadi tekanan darah tinggi, besar kemungkinan dalam darah terlarut sejumlah material yang memberatkan darah, sebut saja sejumlah lemak, kolesterol, mineral tertentu dan senyawa tertentu yang harus dinetralkan oleh ginjal. Pekerjaan berat ini membuat ginjal bekerja ekstra dan akhirnya memicu kerusakan ginjal.

Baca juga Penyakit Gagal Ginjal

Selain itu, tekanan darah tinggi, arterosis atauy aneuristik juga memberi pengaruh terhadap sirkulasi darah menuju dan keluar ginjal. Ginjal kekurangan suplai darah sementara dituntut bekerja ekstra. Kondisi-kondisi inilah yang memicu keluhan ginjal termasuk di antaranya adalah gagal ginjal.

Hipertensi pada dasarnya merusak pembuluh darah. Jika pembuluh darahnya ada pada ginjal, tentu ginjalnya yang mengalami kerusakan. Belum lagi salah satu kerja ginjal adalah memproduksi enzim angio tension. Selanjutnya diubah menjadi angio tension II yang menyebabkan pembuluh darah mengkerut atau menjadi keras. Pada saat seperti inilah terjadi hipertensi.

Hipertensi bisa berakibat gagal ginjal. Sedangkan bila sudah menderita gagal ginjal sudah pasti terkena hipertensi. Bahkan hipertensi pada gilirannya menjadi salah satu faktor risiko meningkatnya kematian pada pasien hemodialisis (pasien ginjal yang menjalani terapi pengganti ginjal dengan cara cuci darah/hemodialisis di rumah sakit).

Jika Anda sedang mencari pengobatan darah tinggi, kami pastikan Anda berada di website yang benar karena kami akan merekomendasikan Obat herbal Qnc Jelly Gamat sebagai solusi pengobatan penurun darah tinggi dengan cepat dan aman tanpa menimbulkan efek samping. Info lebih lengkap klik : Qnc Jelly Gamat

Nah, semoga dengan artikel mengenai Penyakit Darah Tinggi Hipertensi bermanfaat bagi anda terimakasih

Facebook Comments
BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Be the first to comment on "Penyakit Darah Tinggi Hipertensi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*